Kemenangan adalah Orang - orang yang telah mencoba terus mencoba dalam menghadapi rintangan halangan yang membuat hatinya bersabar berdoa serta lapang dada dan selalu yakin kepada Allah SWT

Kembang Api


Kamis, 11 Desember 2014

TENSES : PRESENT TENSE + PAST TENSE + FUTURE TENSE

PRESENT TENSE

1. Simple Present (Kebiasaan/sederhana sekarang)
Simple Present adalah bentuk waktu yang digunakan untuk menyatakan perbuatan. Dimana perbuatan itu sedang dikenakan atau sesuatu yang merupakan kebiasaan sehari-hari. Ciri-ciri keterangannya antara lain every day, every Sunday, every month, every year, every week, etc
Ø Rumus :
A. Bentuk Nominal
I/You/We/They + To Be (am/are)
 He/She/It + To Be (is)
Contoh:
1) She is here every Monday.
Dia berada disini setiap hari Senin.
2) We are at cinema every night.
Kami berada di bioskop setiap malam
3) He is very poor
Dia sangat miskin
B. Bentuk Verbal
I/You/We/They + VERB I
He/She/It + VERB I (s/es)
Contoh:
1) We go lo school every day.
Setiap hari kami pergi ke sekolah.
2) They study Math at school.
Mereka belajar matematika di Sekolah
3) He watches movie in the evening
Dia nonton bioskop pada sore hari.
1.      Penggunaan Present Tense :
- Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang menjadi kebiasaan sering dilakukan (habitual action).
Contoh:
1. They go to school every day.
Mereka pergi ke sekolah setiap hari.
2. He goes to the office at 7 o’clock.
Dia pergi ke kantor pada jam 7.
- Digunakan untuk menyatakan suatu kebenaran umum (general truth) atau suatu kejadian yang tidak dapat disangkal (dan dulu sampai sekarang tidak mengalami perubahan).
Contoh:
1. The sun sets in the west.
Matahari terbenam di barat
2. The world is around.
Dunia (adalah) bulat
3. The ice is cold
Itu rasanya dingin.
          I.            Simple Present Tense dalam Bentuk Kalimat Tanya (Interrogative) :
Jika hendak membuat kalimat tanya, maka ditambahkan kata bantu di depan Subject, yaitu:
- To Be (is/am/are) pada kalimat Bentuk Nominal
? : To Be (am/are) + I/You/We/They ? : To Be (is) + He/She/It)
- Do untuk I/You/They/We dan Does untuk He/She/It pada kalimat Bentuk Verbal.
? : Do + I/You/We/They + VERB I ? : Does + He/She/It + VERB I (s/es)
Contoh:
1. Are you a new student here ?
Apakah anda siswa baru disini ?
2. Do you speak English ?
Apakah kamu berbahasa Inggris ?
3. Does he go to Ball every day ?
Apakah dia pergi ke Bali setiap hari ?
Catatan:
Perlu diingat, apabila kalimat Interrogative dipergunakan pada orang ketiga tunggal (he/she/it) pada Bentuk Verbal, maka kata kerjanya tidak mendapatkan tambahan apa-apa:
Contoh : Does she goes to ..... menjadi Does she go to ......
       II.            Simple Present Tense dalam Bentuk Kalimat Menyangkal (Negative):
Jika hendak membuat kalimat menyangkal, maka ditambahkan -not (n’t)
- Di belakang To Be (is/am/are) pada Bentuk Nominal:
-: I/You/We/They + To Be (am/are) + not
-: He/She/It + To Be (Is) + Not
- Di belakang Do atau Does pada Bentuk Verbal
-: I/You/We/They + VERB I + do + not
-: He/She/It + VERB I (s/es) + does + not
Contoh: 1. I am not a police. Saya bukan seorang polisi 2. They do not (don’t) study English. Mereka tidak belajar Bahasa Inggris. 3. She does not (doesn’t} speak English well, Dia belum berbahasa Inggris dengan baik.
     III.            Kalimat pada Bentuk Verbal adalah Kalimat Berita (Affirmative) :
Jika kalimat pada bentuk verbal adalah kalimat berita dan subjectnya orang ketiga tunggal (ke/she/it}, maka kata kerja dasar yang digunakan akan mengalami perubahan sebagai berikut:
 a. Kata kerja dasar pada umumnya ditambah -s.
to cut cuts memotong
to dig digs menggali
b. Kata kerja dasar yang berakhiran ch, sh, s dan x ditambah -es.
to teach teaches mengajar
to wash washes mencuci
to mix mixes mencampur
c. Kata kerja dasar berakhiran o ditambah -es.
to do does mengerjakan
to go goes pergi
to undo undoes membatalkan
d. Kata kerja dasar yang berakhiran vokal e. meskipun bersuara z dan j, ditambahkan -s.
to use uses menggunakan
to leave leaves meninggalkan
e. Kata kerja dasar yang berakhiran y dan didahului oleh huruf mati, y diganti dengan i kemudian ditambah dengan -es.
to fly flies tentang
to study studies belajar
f. Kata kerja dasar yang berakhiran y dan didahului oleh huruf hidup, hanya ditambah dengan -s saja.
to buy buys membeli
    IV.             Kalimat dalam Bentuk Verbal Mendapat Kata Bantu (can/may/must)
Jika kalimat dalam bentuk verbal mendapat kata bantu (can/may/must) maka tidak terjadi penambahan terhadap kata kerja dasarnya. Meskipun subjectnya orang ketiga tunggal. Contoh: 1. I can speak English. Saya dapat berbahasa Inggris 2. You may not smoke here. Kamu tidak dapat merokok di sini.
       V.            Tanda Waktu ( Time Signal)
Tanda waktu yang dipergunakan di dalam bentuk Simple Present Tense adalah sebagai berikut:
always (selalu)
as a rule (lazimnya) generally (umumnya) normally (biasanya) usually {biasanya) often (seringkali) never (tak pernah) regularly (secara teratur) sometimes (kadang-kadang) seldom (jarang) now days (saat sekarang) steadily (terus-menerus) frequently (sering kali)
here (di sini)
there (di sana every day (setiap hari) every other day (dua hari sekali) every Sunday (trap Hari Minggu) every week (tiap Minggu} now and then (kadang kala) occasionally (kadang-kadang) on and off (kadang-kadang) once in a white (sekali-sekali) once in a week (sekali seminggu) twice a year (dua kali setahun) when (ketika)

2.      Simple Past Tense(Bentuk lampau sederhana)
Simple past tense ialah bentuk waktu yang menyatakan suatu perbuatan yang terjadi di masa lampau (bersifat sederhana) dan tidak ada hubungannya sama sekali dengan masa sekarang. Ciri penandanya misalnya terdapat kata: last week, yesterday, last years, ago, last Saturday dan sebagainya.


Rumus
A.Bentuk Nominal:
You/They/We + To Be (were)
I/He/She/H + To Be (was)
Contoh;
1)I was here lat night.
Saya berada disini tadi malam
2} They were happy last week.
Kami gembira minggu lain.
B.Bentuk Verbal
I/You/We/They/He/She/lt + V II
Contoh:
1)I went last week
Minggu lain says pergi.
2)She went to Bali yesterday.
Kemarin dia pergi ke Bali

          I.            Simple Past Tense dalam Bentuk Kalimat Tanya (Interrogative):
Jika hendak membuat kalimat tanya, maka To Be (was/were) untuk Bentuk Nominal diletakkan di muka Subject:
? :To Be (were) + You/They/We
? :To Be (was) + I/He/She/It
Sedangkan untuk Bentuk Verbal ditambahkan Did yang diletakkan di depan Subject.
?:Did + l/You/We/They/He/S he/it + V II
Contoh:
1.Was I hunger yesterday?
Apakah say a kelaparan kemarin?
2.Were we noisy in the classroom last morning?
Apakah kami ribut di kelas tadi pagi?
3.Did we move the cupboard beside room?
Apakah kami memindahkan almari itu di samping kamar?
       II.            Simple Past Tense dalam Bentuk Kalimat Menyangkal (Negative):
Jika hendak membuat kalimat menyangkal, maka kita tambahkan –not di belakang To Be (was/were) pada Bentuk Nominal.
-: You/They/We + To Be (were) + not
-:I/He/She/It + To Be (was) + not
Sedangkan pada Bentuk Verbal ditambahkan Did dan dibelakangnya diikuti dengan –not.
- :I/You/we/They/He/She/lt + Did + not + V II


Contoh:
1.They were not busy when our teacher came
Mereka tidak sibuk ketika guru kami datang.
2.She was not here last week.
Dia tidak di sini minggu lalu
.3.You did not (didn't) kick my cat yesterday.
Kamu tidak menendang facing saya kemarin.
Tanda Waktu (Time Signal) :
yesterday (kemarin)yesterday morning (kemarin pagi)
last Monday (hari Senin lain)an hour ago (sejam yang lalu)
two days ago (dua hari lalu)in 1970 (pada tahun 1970)
last night (tadi malam)the other day (beberapa hari lalu)
last year (tahun lalu)every day last year (tiap hari tahun lalu)
a fortnight ago (dua minggu lalu)a few minute ago (beberapa menit lalu)


3.      FUTURE TENSE

  1. Simple Future Tense (Akan datang sederhana).
Simple future tense adalah bentuk waktu yang menyatakan suatu perbuatan yang akan dikerjakan di waktu mendatang. Ciri penandanya misalnya terdapat kata tomorrow, next week, next month, next year, next Saturday dsb.
Ø Rumus:
A. Bentuk Nominal:

I/We + shall + be They/You/He/She/It + will + be Contoh: 1) She win be at home tomorrow. Ia akan berada di rumah besok 2). The shrimp will be fished by them at the dam. Udang akan dipancing mereka di tambak.
B. Bentuk Verbal:

I / Wee + shall + V I You / They / She / It + will + V I
Contoh:
 1) I will go to Surabaya tomorrow.
 Besok saya akan pergi ke  Surabaya.
 2) I shall boil water in the kitchen.
 Aku akan mendidihkan air di dapur.
          I.            Penggunaan Simple Future Tense:
— Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang akan dilakukan pads waktu yang akan datang.
Contoh:
I shall go to Jombang next moth.
Saya akan pergi ke Jombang bulan depan.
— Digunakan untuk menunjukkan syarat.
Contoh:
Mr. Fajar will give you a good camera if you go with him.
Tuan Fajar akan memberimu sebuah kamera yang bagus jika kamu pergi bersamanya.
— Digunakan untuk memohon kepada seseorang untuk melakukan sesuatu.
Contoh;
Will you please help me to post this letter.
Tolong poskan  surat ini untuk saya.
— Digunakan untuk membuat suatu janji pada waktu yang akan datang.
Contoh:
She will help you by three this afternoon.
Dia akan membantumu menjelang pukul tiga sore nanti.
       II.            Simple Future Tense dalam Bentuk Kalimat Tanya (Interrogative):
Jika hendak membuat kalimat tanya, maka shall dan will diletakkan di depan Subject.
- : Shall + I/ We + VI ? : Will + You / They /She/It +V I
Contoh: 1. Shall I boil water in the kitchen? Apakah saya akan mendidihkan air di dapur?
 2. Will you send his book next week? Apakah kau akan mengirimkan bukunya minggu depan?
     III.            Simple Future Tense dalam Bentuk Kalimat Menyangkal (Negative):
Jika hendak membuat kalimat menyangkal, maka ditambahkan –not di belakang shall dan will.
- : I / We + Shall + not + V I
 - : You / They / She / It + Will + not + V I
 Contoh:
 1. She will not keep certificate in the cupboard.
 Dia tidak akan menyimpan ijazahnya di lemari.
 2. We shall not dig a well tomorrow.
 Kami tidak akan menggali sumur besok.
    IV.            Tanda Waktu (Time Signal):
Tanda waktu yang biasa digunakan dalam bentuk Simple Future Tense adalah sebagai berikut:
this afternoon (nanti sore)
to night (malam nanti) tomorrow (besok) if (jika) before (sebelum) after (sesudah) till (hingga)
next week (minggu depan)
next Sunday (hari Minggu depan) soon {segera) when (ketika) while (ketika, selagi) as soon as (segera sesudah) until (hingga, sampai)

SUMBER : http://mengerjakantugas.blogspot.com/2009/01/present-tense.html?showComment=1418284439656#c3427063633024029344
Share:

Rabu, 03 Desember 2014

Chord Gitar Lagu Noah - Hero






intro : Am C G 2x

Am                   C   G
 If you ask me how I fell
Am         F              G
 I want to burn my lonely soul
Am                         C   G
 Fly me through the danger zone
Am      F
 Like a shadow in your name

reff:
F          Am      G
 So let me be your hero
F          Am       G      F
 And cast away your sin above
F       Am      G
 Let me be your hero
F           Am      G       Am  
 Let me be away the sin you own

interlude:
Am C G 2x

Am                      C   G
 Fly me now and dont despair
Am         F                 G
 I’ll be flying through your door yeahh

reff:
F          Am      G
 So let me be your hero
F          Am       G      F
 And cast away your sin above
F       Am      G
 Let me be your hero
F           Am      G      
 Let me be away the sin

F
 Stand up i’ll be on your side
Am              G
 Take my hand today
F
 We can fly together
Am               G
 Let me lead the way

F
 Stand up i’ll be on your side
Am              G
 Take my hand today
F
 We can fly together
Am               G
 Let me lead the way

F
 Stand up i’ll be on your side
Am              G
 Take my hand today
F
 We can fly together
Am               G
 Let me lead the way
Sumber : http://linalaku.blogspot.com/2014/08/chord-dan-lirik-lagu-noah-hero.html
Share:

BAHAYA MINUMAN KERAS DAN ROKOK BAGI KESEHATAN




Disetiap bungkus rokok sudah ada peringatan, bagaimana rokok itu berdampak pada kesehatan.
Disamping peringatan itu Merokok juga dapat. menimbulkan penyakit lain seperti paru-paru dan gangguan pernafasan.
Dampak rokok tidak hanya akan dirasakan oleh si perokok, tapi juga orang disekitar si perokok. Konon orang yang selalu berdekatan dengan orang yang sedang merokok bahayanya akan lebih besar dari yang diterima si perokok.

ZAT KIMIA
Rokok tentu tidak dapat dipisahkan dari bahan baku pembuatannya, yakni tembakau. Di Indonesia, tembakau ditambah cengkih dan bahan-bahan lain dicampur untuk dibuat rokok kretek. Selain kretek, tembakau juga dapat digunakan sebagai rokok linting, rokok putih, cerutu, rokok pipa, dan tembakau tanpa asap (chewing tobacco atau tembakau kunyah).
Komponen gas asap rokok adalah karbon monoksida, amoniak, asam hidrosianat, nitrogen oksida, dan formaldehid. Partikelnya berupa tar, indol, nikotin, karbarzol, dan kresol. Zat-zat ini beracun, mengiritasi, dan menimbulkan kanker (karsinogen).
Akibat negatif dari rokok, sesungguhnya sudah mulai terasa pada waktu orang baru mulai menghisap rokok. Dalam asap rokok yang membara karena diisap, tembakau terbakar kurang sempurna sehingga menghasilkan CO (karbon mono oksida), yang disamping asapnya sendiri, tar dan nikotine (yang terjadi juga dari pembakaran tembakau tersebut) dihirup masuk ke dalam jalan napas.

CO, Tar, dan Nikotin tersebut berpengaruh terhadap syaraf yang menyebabkan :
- Gelisah, tangan gemetar (tremor)
- Cita rasa / selera makan berkurang
- Ibu-ibu hamil yang suka merokok dapat kemungkinan keguguran kandungannya
Tar dan Asap Rokok
Tar dan asap rokok merangsang jalan napas, dan tar tersebut tertimbun disaluran itu yang menyebabkan :
- Batuk-batuk atau sesak napas
- Tar yang menempel di jalan napas dapat menyebabkan kanker jalan napas, lidah atau bibir
Timah Hitam
Timah hitam yang dihasilkan oleh sebatang rokok sebanyak 0,5 ug. Sebungkus rokok (isi 20 batang) yang habis diisap dalam satu hari akan menghasilkan 10 ug. Sementara ambang batas bahaya timah hitam yang masuk ke dalam tubuh adalah 20 ug per hari. Bisa dibayangkan, bila seorang perokok berat menghisap rata-rata 2 bungkus rokok per hari, berapa banyak zat berbahaya ini masuk ke dalam tubuh!
Nikotin
Nikotin merangsang bangkitnya adrenalin hormon dari anak ginjal yang menyebabkan :
- Jantung berdebar-debar
- Meningkatkan tekanan darah serta kadar kholesterol dalam darah, yang erat dengan terjadinya serangan jantung
Gas CO (Karbon Mono Oksida)
Gas CO juga berpengaruh negatif terhadap jalan napas dari pembuluh darah.
Karbon mono oksida lebih mudah terikat pada hemoglobin daripada oksigen
Oleh sebab itu, darah orang yang kemasukan CO banyak, akan berkurang daya angkutnya bagi oksigen dan orang dapat meninggal dunia karena keracunan karbon mono oksida. Pada seorang perokok tidak akan sampai terjadi keracunan CO, namun pengaruh CO yang dihirup oleh perokok dengan sedikit demi sedikit, dengan lambat namun pasti akan berpengaruh negatif pada jalan napas dan pada pembuluh darah.
GAS KARBON MONOKSIDA (CO)
Karbon Monoksida memiliki kecenderungan yang kuat untuk berikatan dengan hemoglobin dalam sel-sel darah merah. Seharusnya, hemoglobin ini berikatan dengan oksigen yang sangat penting untuk pernapasan sel-sel tubuh, tapi karena gas CO lebih kuat daripada oksigen, maka gas CO ini merebut tempatnya di sisi hemoglobin. Jadilah, hemoglobin bergandengan dengan gas CO. Kadar gas CO dalam darah bukan perokok kurang dari 1 persen, sementara dalam darah perokok mencapai 4 15 persen. Berlipat-lipat!
TAR
Dampak paru-paru
Dampak terhadap jantung
Penyakit jantung koroner
Penyakit (STROKE).
Kebiasaan merokok menuju gerbang narkoba, gangguan kesehatan jiwa,mengganggu sistem reproduksi wanita perokok, Menopause Dini.
-Minuman keras dapat mengakibatkan mandul atau bagian rahim karena kandungan racun miras tersebut.
-Minuman keras secara tidak langsung akan mempercepat proses pikun (lansia).
-Sering mengkonsumsi minuman keras dapat mempermudah penyakit struk pada tubuh.
Akibat yg ditimbulkan dari minum minuman beralkohol
1. Pengaruh langsung setelah minum
* kehilangan keseimbangan tubuh
* pusing, merasa gembira, kulit menjadi merah
* perasaan ingatan menjadi tumpul
* dalam dosis tinggi menjadi mabok.. tindakan tidak terkontrol.. dan kendali diri berkurang.
2. Pengaruh pada system pernapasan
* denyut jantung dan pernapasan lambat
3. Pada system pencernaan
* selera makan hilang dan kekurangan makan
* peradangan hati
* kanker mulut.. kerongkongan dan lambung
* luka dan radang lambung
4. Pada system jantung dan pembuluh darah
* pembengkakan jantung
* kegagalan fungsi jantung
5 Pada system reproduksi dan pengaruh pada bayi.
* pada ibu hamil dapat menyebabkan cacat bayi yg dikandung, abortus, kelahiran prematur
* pada pria dapat menyebabkan impotensi
6. Pada system saraf pusat
* menghambat fungsi otak yg mengontrol pernapasan dan denyut jantung sehingga dapat menimbulkan kematian
* dapat menyebabkan hilangnya memory (amnesia) sakit jiwa.. kerusakan tetap pada otak dan system saraf.
BAHAYA MINUMAN BERALKOHOL
Minuman keras (Beralkohol tinggi), bila dikonsumsi secara terus menerus akan berdampak pada :
* Organ tubuh yang yang secara langsung menyimpan alkohol akan menjadi rapuh/mudah luka.
Contoh organ tubuh yang diserang adalah :
- Ginjal
- Lambung
- Hati dan empedu
- Usus besar
Bila seseorang yang sudah kecanduan minuman beralkohol bila mengalami suatu kecelakaan atau benturan yang keras, misalnya tabrakan lalulintas kemungkinan organ-organ tubuh tadi akan mengalami kerusakan (Dikatakan luka dalam)
Makanya kenapa orang yang kecelakaan lalulintas trubuh luarnya tidak terjadi luka serius. Tapi bagian dalamnya pada rusak.
Bila terjadi usus besar atau lambung serta empedu rusak (terjadi sobek), maka bakteri yang ada didalam usus dan lambung akan menyebar kemana-mana.
Bila tidak secepatnya dilakukan operasi paling-paling usianya tidak sampai 2 minggu.
Mudah-mudahan bermanfaat. dan untuk tidak mencoba minuman keras.
Minuman keras atau minuman beralkohol juga termasuk zat adiktif. Minuman keras dibedakan menjadi 3 golongan yaitu:
1. Golongan A yaitu minuman keras yang berkadar alkohol 1%-5%, contohnya: Bir
2. Golongan B yaitu minuman keras yang berkadar alkohol 5%-20%, contohnya: Anggur/wine
3. Golongan C yaitu minuman keras yang berkadar alkohol 20%-45%, contohnya: arak, wiski, vodka.
Namun zat organik yg terdapat dalam alkohol adalah etanol atau etil alkohol (C2H5OH). Alkohol berupa cairan bening.. tidak berwarna.. berbau khas.. dan mudah menguap. Alkohol dapat di peroleh dari hasil fermentasi atau peragian madu.. gula.. sari buah.. atau umbi umbian oleh mikroorganisme. Minuman dari hasil peragian dapat menghasilkan alkohol sampai 15% .. tetapi dengan proses penyulingan atau distilasi dapat di hasilkan alkohol 100%. Penyayan yg di hasilkan dari proses peragian merupakan komponen aktif dalam minuman bir.. anggur.. dan wiski.
Jika kita minum alkohol dalam jumlah banyak dapat menekan aktivitas otak bagian atas.. sehingga menghilangkan kesadaran. Pemakaian alkohol dalam jangka waktu lama dapat menginduksi dan meningkatkan metabolisme obat obatan.. mengurangi timbunan vitamin A dalam hati.. meningkatkan aktivitas zat zat racun yg terdapat pada hati dan zat zat yg dapat menimbulkan kanker.. menghambat pembentukan protein dan menyebabkan gangguan fungsi hati. Pemakain alkohol dapat menyebabkan ketagihan sehingga termasuk dalam zat adiktif.
Alkohol yg diminum alkohol yg diminum akan cepat diserap ke dalam pembuluh darah kemudian di sebarluaskan ke seluruh jaringan dan cairan tubuh. Semakin tinggi kadar alkohol dalam minuman.. akan akan semakin cepat penyerapan ke dalam darah kita. Di dalam hati.. alkohol akan dioksidasi atau dibakar. Apabila alkohol yg diminum terlalu banyak.. tidak semua alkohol masuk ke hati.. sisa alkohol akan tinggal di dalam darah dan akan dibawa sampai otak. Di dalam otak apabila kadar alkohol masih sedikit.. maka peminum akan.. mengalami euphoria (perasaan gembira dan nyaman). Tetapi jika masuknya alkohol makin lama makin banyak akibat minuman alkohol secara terus menerus maka orang itu akan mengantuk dan tertidur bahkan dapat meninggal.
a. Akibat yg ditimbulkan dari minum minuman beralkohol
1. Pengaruh langsung setelah minum
* kehilangan keseimbangan tubuh
* pusing.. merasa gembira.. kulit menjadi merah
* perasaan ingatan menjadi tumpul
* dalam dosis tinggi menjadi mabok.. tindakan tidak terkontrol.. dan kendali diri berkurang.
2. Pengaruh pada system pernapasan
* denyut jantung dan pernapasan lambat
3. Pada system pencernaan
* selera makan hilang dan kekurangan makan
* peradangan hati
* kanker mulut.. kerongkongan dan lambung
* luka dan radang lambung
4. Pada system jantung dan pembulu darah
* pembengkakan jantung
* kegagalan fungsi jantung
5 Pada system reproduksi dan pengaruh pada bayi.
* pada ibu hamil dapat menyebabkan cacat bayi yg dikandung, abortus, kelahiran prematur
* pada pria dapat menyebabkan impotensi
6. Pada system saraf pusat
* menghambat fungsi otak yg mengontrol pernapasan dan denyut jantung sehingga dapat menimbulkan kematian
* dapat menyebabkan hilangnya memory (amnesia) sakit jiwa.. kerusakan tetap pada otak dan system saraf.
Dengan banyaknya akibat negatif yg di timbulkan oleh minuman keras yg bersifat Ngawur.. akibat yg ditimbulkan tidak hanya akan dirasakan oleh si peminum saja .. Jadi sudah sewajarnya keberadaan zat zat adiktif di sekitarmu ini. Misalkan rokok mempunyai bahaya yg lebih daripada manfaatnya. Sudah banyak pula pelajar di usia dini sudah kecanduaan minum minuman beralkohol. Serendah apapun kadar alkohol yg terdapat dalam minuman.. tetap berbahaya apabila jumlah banyak dan juga membuat mabuk. Sudah banyak korban yg berjatuhan dari kecelakaan kecelakaan yg disebabkan oleh pemabuk yg mengemudikan kendaraan bermotor. maka nyawamu di tukar seharga minuman tersebut. Jangan terlalu termakan oleh pergaulan yg menganggap bahwa merokok dan minuman keras adalah tanda anak modern dan gaul.. Dan kamu jangan merasa malu bila elu di bilang banci atau apalah yg intinya merendahkan kamu.. Cuek aja itu kan demi kebaikan kamu.. Toh yg merasakan sehat itu kan diri kamu sendiri bukan orang lain… Kan ada yg lebih banyak cara positif untuk menunjukan betapa moderennya dan gaulnya kamu. Dan yg perlu kamu ingat.. Jangan sekali kali minum minuman beralkohol tersebut bila kamu lagi patah hati atau putus cinta.. Karena jiwa kamu lagi labil banget terus di tambah lagi dengan tidakan yg tidak terkontrol yg di sebabkan karena minuman keras itu.

Sumber : http://satrio302.blogdetik.com/














                                                                                                                              





                                                                                                  

Share:

Sabtu, 05 Juli 2014

TEORI BAHASA DAN AUTOMATA

I. PENDAHULUAN
Teori Bahasa Teori bahasa membicarakan bahasa formal (formal language), terutama untuk kepentingan perancangan kompilator (compiler) dan pemroses naskah (text processor). Bahasa formal adalah kumpulan kalimat. Semua kalimat dalam sebuah bahasa dibangkitkan oleh sebuah tata bahasa (grammar) yang sama. Sebuah bahasa formal bisa dibangkitkan oleh dua atau lebih tata bahasa berbeda. Dikatakan bahasa formal karena grammar diciptakan mendahului pembangkitan setiap kalimatnya. Bahasa manusia bersifat sebaliknya; grammar diciptakan untuk meresmikan kata-kata yang hidup di masyarakat. Dalam pembicaraan selanjutnya ‘bahasa formal’ akan disebut ‘bahasa’ saja.

Automata
Automata adalah mesin abstrak yang dapat mengenali (recognize), menerima (accept), atau membangkitkan (generate) sebuah kalimat dalam bahasa tertentu.
Beberapa Pengertian Dasar
• Simbol adalah sebuah entitas abstrak (seperti halnya pengertian titik dalam geometri). Sebuah huruf atau sebuah angka adalah contoh simbol.
• String adalah deretan terbatas (finite) simbol-simbol. Sebagai contoh, jika a, b, dan c adalah tiga buah simbol maka abcb adalah sebuah string yang dibangun dari ketiga simbol tersebut.
• Jika w adalah sebuah string maka panjang string dinyatakan sebagai w dan didefinisikan sebagai cacahan (banyaknya) simbol yang menyusun string tersebut. Sebagai contoh, jika w = abcb maka w= 4. • String hampa adalah sebuah string dengan nol buah simbol. String hampa dinyatakan dengan simbol ε (atau ^) sehingga ε= 0. String hampa dapat dipandang sebagai simbol hampa karena keduanya tersusun dari nol buah simbol.
 • Alfabet adalah hinpunan hingga (finite set) simbol-simbol



Operasi Dasar String
Diberikan dua string : x = abc, dan y = 123
 • Prefik string w adalah string yang dihasilkan dari string w dengan menghilangkan nol atau lebih simbol-simbol paling belakang dari string w tersebut. Contoh : abc, ab, a, dan ε adalah semua Prefix(x)
• ProperPrefix string w adalah string yang dihasilkan dari string w dengan menghilangkan satu atau lebih simbol-simbol paling belakang dari string w tersebut. Contoh : ab, a, dan ε adalah semua ProperPrefix(x)
• Postfix (atau Sufix) string w adalah string yang dihasilkan dari string w dengan menghilangkan nol atau lebih simbol-simbol paling depan dari string w tersebut. Contoh : abc, bc, c, dan ε adalah semua Postfix(x)
 • ProperPostfix (atau PoperSufix) string w adalah string yang dihasilkan dari string w dengan menghilangkan satu atau lebih simbol-simbol paling depan dari string w tersebut. Contoh : bc, c, dan ε adalah semua ProperPostfix(x)
  • Head string w adalah simbol paling depan dari string w. Contoh : a adalah Head(x)
• Tail string w adalah string yang dihasilkan dari string w dengan menghilangkan
simbol paling depan dari string w tersebut.
Contoh : bc adalah Tail(x)
• Substring string w adalah string yang dihasilkan dari string w dengan
menghilangkan nol atau lebih simbol-simbol paling depan dan/atau simbol-simbol
paling belakang dari string w tersebut.
Contoh : abc, ab, bc, a, b, c, dan ε adalah semua Substring(x)
• ProperSubstring string w adalah string yang dihasilkan dari string w dengan
menghilangkan satu atau lebih simbol-simbol paling depan dan/atau simbolsimbol
paling belakang dari string w tersebut.
Contoh : ab, bc, a, b, c, dan ε adalah semua Substring(x)
• Subsequence string w adalah string yang dihasilkan dari string w dengan
menghilangkan nol atau lebih simbol-simbol dari string w tersebut.
Contoh : abc, ab, bc, ac, a, b, c, dan ε adalah semua Subsequence(x)
• ProperSubsequence string w adalah string yang dihasilkan dari string w dengan
menghilangkan satu atau lebih simbol-simbol dari string w tersebut.
Contoh : ab, bc, ac, a, b, c, dan ε adalah semua Subsequence(x)
• Concatenation adalah penyambungan dua buah string. Operator concatenation
adalah concate atau tanpa lambang apapun.
Contoh : concate(xy) = xy = abc123
• Alternation adalah pilihan satu di antara dua buah string. Operator alternation
adalah alternate atau .
Contoh : alternate(xy) = xy = abc atau 123
• Kleene Closure : x* = εxxxxxx… = εxx 2 x 3 …
• Positive Closure : x + = xxxxxx… = xx 2 x 3 …
Beberapa Sifat Operasi
• Tidak selalu berlaku : x = Prefix(x)Postfix(x)
• Selalu berlaku : x = Head(x)Tail(x)
• Tidak selalu berlaku : Prefix(x) = Postfix(x) atau Prefix(x) ≠ Postfix(x)
• Selalu berlaku : ProperPrefix(x) ≠ ProperPostfix(x)
• Selalu berlaku : Head(x) ≠ Tail(x)
• Setiap Prefix(x), ProperPrefix(x), Postfix(x), ProperPostfix(x), Head(x), dan
Tail(x) adalah Substring(x), tetapi tidak sebaliknya
• Setiap Substring(x) adalah Subsequence(x), tetapi tidak sebaliknya
• Dua sifat aljabar concatenation :
♦ Operasi concatenation bersifat asosiatif : x(yz) = (xy)z
♦ Elemen identitas operasi concatenation adalah ε : εx = xε = x
• Tiga sifat aljabar alternation :
♦ Operasi alternation bersifat komutatif : xy = yx
♦ Operasi alternation bersifat asosiatif : x(yz) = (xy)z
♦ Elemen identitas operasi alternation adalah dirinya sendiri : xx = x
• Sifat distributif concatenation terhadap alternation : x (yz) = xyxz
• Beberapa kesamaan :
♦ Kesamaan ke-1 : (x*)* = (x*)
♦ Kesamaan ke-2 : εx + = x + ε = x*
♦ Kesamaan ke-3 : (xy)* = εxyxxyyxyyx… = semua string yang
merupakan concatenation dari nol atau lebih x, y, atau keduanya.

II. GRAMMAR DAN BAHASA
Konsep Dasar
1. Dalam pembicaraan grammar, anggota alfabet dinamakan simbol terminal atau token.
2. Kalimat adalah deretan hingga simbol-simbol terminal.
3. Bahasa adalah himpunan kalimat-kalimat. Anggota bahasa bisa tak hingga kalimat.
4. Simbol-simbol berikut adalah simbol terminal :
• huruf kecil awal alfabet, misalnya : a, b, c
• simbol operator, misalnya : +, −, dan ×
• simbol tanda baca, misalnya : (, ), dan ;
• string yang tercetak tebal, misalnya : if, then, dan else.
5. Simbol-simbol berikut adalah simbol non terminal :
• huruf besar awal alfabet, misalnya : A, B, C
• huruf S sebagai simbol awal
• string yang tercetak miring, misalnya : expr dan stmt.
6. Huruf besar akhir alfabet melambangkan simbol terminal atau non terminal, misalnya : X, Y, Z.
7. Huruf kecil akhir alfabet melambangkan string yang tersusun atas simbol-simbol terminal, misalnya : x, y, z.
8. Huruf yunani melambangkan string yang tersusun atas simbol-simbol terminal atau simbol-simbol non terminal atau campuran keduanya, misalnya : α, β, dan γ.
9. Sebuah produksi dilambangkan sebagai α → β, artinya : dalam sebuah derivasi dapat dilakukan penggantian simbol α dengan simbol β.
10. Simbol α dalam produksi berbentuk α → β disebut ruas kiri produksi sedangkan simbol β disebut ruas kanan produksi.
11. Derivasi adalah proses pembentukan sebuah kalimat atau sentensial. Sebuah derivasi dilambangkan
sebagai : α ⇒ β.
12. Sentensial adalah string yang tersusun atas simbol-simbol terminal atau simbolsimbol non terminal atau campuran keduanya.
13. Kalimat adalah string yang tersusun atas simbol-simbol terminal. Jelaslah bahwa kalimat adalah kasus khusus dari sentensial.
14. Pengertian terminal berasal dari kata terminate (berakhir), maksudnya derivasi berakhir jika sentensial yang dihasilkan adalah sebuah kalimat (yang tersusun atas simbol-simbol terminal itu).
15. Pengertian non terminal berasal dari kata not terminate (belum/tidak berakhir), maksudnya derivasi belum/tidak berakhir jika sentensial yang dihasilkan mengandung simbol non terminal.

Grammar dan Klasifikasi Chomsky
Grammar G didefinisikan sebagai pasangan 4 tuple : V T , V N , S, dan Q, dan dituliskan sebagai G(V T , V N , S, Q), dimana :
 VT : himpunan simbol-simbol terminal (atau himpunan token -token, atau alfabet)
VN : himpunan simbol-simbol non terminal
S ∈ V N : simbol awal (atau simbol start)
Q : himpunan produksi

Berdasarkan komposisi bentuk ruas kiri dan ruas kanan produksinya (α → β), Noam
Chomsky mengklasifikasikan 4 tipe grammar :

1. Grammar tipe ke-0 : Unrestricted Grammar (UG)
Ciri : α, β ∈ (V T VN )*, α> 0
2. Grammar tipe ke-1 : Context Sensitive Grammar (CSG)
Ciri : α, β ∈ (V T VN )*, 0 < α ≤ β
3. Grammar tipe ke-2 : Context Free Grammar (CFG)
Ciri : α ∈ V N , β ∈ (V T VN )*
4. Grammar tipe ke-3 : Regular Grammar (RG)
Ciri : α ∈ V N , β ∈ {V T , V T VN } atau α ∈ V N , β ∈ {V T , V N VT }
Mengingat ketentuan simbol-simbol (hal. 3 no. 4 dan 5), ciri-ciri RG sering dituliskan sebagai : α ∈ V N , β ∈ {a, bC} atau α ∈ V N , β ∈ {a, Bc}
Tipe sebuah grammar (atau bahasa) ditentukan dengan aturan sebagai berikut :
A language is said to be type-i (i = 0, 1, 2, 3) language if it can be specified by a type-i grammar but can’t be specified any type-(i+1) grammar.
Contoh Analisa Penentuan Type Grammar:
1. Grammar G1 dengan Q1 = {S → aB, B → bB, B → b}. Ruas kiri semua produksinya terdiri dari sebuah V N maka G1 kemungkinan tipe CFG atau RG. Selanjutnya karena semua ruas kanannya terdiri dari sebuah V T atau string VT VN maka G1 adalah RG.

2. Grammar G 2 dengan Q 2 = {S → Ba, B → Bb, B → b}. Ruas kiri semua produksinya terdiri dari sebuah V N maka G 2 kemungkinan tipe CFG atau RG. Selanjutnya karena semua ruas kanannya terdiri dari sebuah V T atau string VN VT maka G 2 adalah RG.

3. Grammar G3 dengan Q 3 = {S → Ba, B → bB, B → b}. Ruas kiri semua produksinya terdiri dari sebuah V N maka G 3 kemungkinan tipe CFG atau RG. Selanjutnya karena ruas kanannya mengandung string V T V N (yaitu bB) dan juga string V N VT (Ba) maka G 3 bukan RG, dengan kata lain G 3 adalah CFG.

4. Grammar G 4 dengan Q 4 = {S → aAb, B → aB}. Ruas kiri semua produksinya terdiri dari sebuah V N maka G 4 kemungkinan tipe CFG atau RG. Selanjutnya karena ruas kanannya mengandung string yang panjangnya lebih dari 2 (yaitu aAb) maka G 4 bukan RG, dengan kata lain G 4 adalah CFG.

5. Grammar G5 dengan Q 5 = {S → aA, S → aB, aAb → aBCb}. Ruas kirinya mengandung string yang panjangnya lebih dari 1 (yaitu aAb) maka G5 kemungkinan tipe CSG atau UG. Selanjutnya karena semua ruas kirinya lebih pendek atau sama dengan ruas kananya maka G 5 adalah CSG.

6. Grammar G 6 dengan Q 6 = {aS → ab, SAc → bc}. Ruas kirinya mengandung string yang panjangnya lebih dari 1 maka G 6 kemungkinan tipe CSG atau UG. Selanjutnya karena terdapat ruas kirinya yang lebih panjang daripada ruas kananya (yaitu SAc) maka G 6 adalah UG.

Mesin Pengenal Bahasa
Untuk setiap kelas bahasa Chomsky, terdapat sebuah mesin pengenal bahasa. Masing-masing
mesin tersebut adalah :
Kelas Bahasa Mesin Pengenal Bahasa Unrestricted Grammar (UG) Mesin Turing (Turing Machine), TM
Context Sensitive Grammar (CSG) Linear Bounded Automaton, LBA Context Free Gammar (CFG) Automata Pushdown (Pushdown Automata), PDA Regular Grammar, RG Automata Hingga (Finite Automata), FA
Catatan :
1. Pengenal bahasa adalah salah satu kemampuan mesin turing.
2. LBA adalah variasi dari Mesin Turing Nondeterministik.
3. Yang akan dibahasa dalam kuliah Teori Bahasa dan Automata adalah : TM (sekilas), FA,
dan PDA.
III. MESIN TURING
Ilustrasi TM sebagai sebuah ‘mesin’:
Pita TM. Terbatas di kiri. Setiap sel berisi sebuah karakter dari kalimat yang akan dikenali. Di kanan kalimat terdapat tak hingga simbol hampa.
Head : membaca dan menulisi sel pita TM, bisa bergerak ke kiri atau ke akan Finite State FSC : otak dari TM, diimplementasikan dari algoritma pengenalan Control (FSC) kalimat.
Ilustrasi TM sebagai sebuah graf berarah :
1. Sebagaimana graf, TM terdiri dari beberapa node dan beberapa edge. Dari satu node mungkin terdapat satu atau lebih edge yang menuju node lainnya atau dirinya sendiri.
2. Sebuah node menyatakan sebuah stata (state). Dua stata penting adalah stata awal S (start) dan stata penerima H (halt). Sesaat sebelum proses pengenalan sebuah kalimat, TM berada pada stata S. Jika kalimat tersebut dikenali maka, setelah selesai membaca kalimat tersebut, TM akan akan berhenti pada stata H.
3. Sebuah edge mempunyai ‘bobot’ yang dinotasikan sebagai triple : (a, b, d). a adalah karakter acuan bagi karakter dalam sel pita TM yang sedang dibaca head. Jika yang dibaca head adalah karakter a maka a akan di-overwrite dengan karakter b dan head akan berpindah satu sel ke arah d (kanan atau kiri).
4. Kondisi crash akan terjadi jika ditemui keadaan sebagai berikut :
j1
(a1, b1, c1)
TM sedang berada pada stata i. Jika TM sedang
(a2, b2, c2) membaca simbol ax ≠ a1 ≠ a2 ≠ … ≠ an maka
i j2 TM tidak mungkin beranjak dari stata i. Jadi
pada kasus ini penelusuran (tracing) TM ber-
(an, bn, cn) akhir pada stata i.
jn


IV. AUTOMATA HINGGA (AH)
• AH didefinisikan sebagai pasangan 5 tupel : (K, V T , M, S, Z).
K : himpunan hingga stata,
VT : himpunan hingga simbol input (alfabet)
M : fungsi transisi, menggambarkan transisi stata AH akibat pembacaan simbol input.
Fungsi transisi ini biasanya diberikan dalam bentuk tabel.
S ∈ K : stata awal
Z ⊂ K : himpunan stata penerima
• Ada dua jenis automata hingga : deterministik (AHD, DFA = deterministic finite
automata) dan non deterministik (AHN, NFA = non deterministik finite automata).
- AHD : transisi stata AH akibat pembacaan sebuah simbol bersifat tertentu.
M(AHD) : K × V T → K
- AHN : transisi stata AH akibat pembacaan sebuah simbol bersifat tak tentu.
M(AHN) : K × VT → 2K

IV. 1. Automata Hingga Deterministik (AHD)
Berikut ini sebuah contoh AHD F(K, V T , M, S, Z), dimana :
K = {q0, q1, q2} M diberikan dalam tabel berikut :
VT = {a, b} a b
S = q0 q0 q0 q1
Z = {q0, q1} q1 q0 q2
q2 q2 q2
Ilustrasi graf untuk AHD F adalah sebagai berikut :
Lambang stata awal adalah node dengan anak panah.
Lambang stata awal adalah node ganda.
a b a
q0 q1 q2 b
a b
Contoh kalimat yang diterima AHD : a, b, aa, ab, ba, aba, bab, abab, baba
Contoh kalimat yang tidak diterima AHD : bb, abb, abba
AHD ini menerima semua kalimat yang tersusun dari simbol a dan b yang tidak mengandung
substring bb.


Sumber : ajuarna.staff.gunadarma.ac.id/.../TeoriBahasaAutomata.pdf
http://fitri27girsang.blogspot.com/2013/03/teori-bahasa-dan-automata.html
Share:

Flag Couter

Flag Counter

BTemplates.com

Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

NOAH

My Facebook

https://www.facebook.com/rico.adam

Translate

Jam Digital

My Calender

Trafic Feed